Pada pagi yang cerah
adalah Ospek siswa dan Siswi harapan, dengan rasa takut dan ketar-ketir akan
OSPEK yang diadakan kakak-kakak kelas. Dengan masuk tugas aneh-aneh mengepang
rambut dan membuat tas dari plastik merah dengan berangkat tidak seperti biasa
jam 6.00 am sudah berangkat. Perasaan tidak percayadiri, takut, tidak nyamanpun
selalu menghampiri Vita. Vita terkenal dengan pendiam, pemalu dan tidak percaya
diri. Banyak teman vita saat masuk ospek
mencari perhatian sampai menunjukan keunggulannya. Vita adalah seorang Wanita
yang pemalu, tidak percaya diri serta masih memiliki rasa kesedihan yang
mendalam dalam hatinya.
Ayah vita tidak lama
meninggalkan vita untuk selama-lamanya membuat vita menghadapi dunia dengan
rasa sedih, takut dan rasa tidak bisa menghadapinya. Vita tipe orang yang mengekspresikan
kesedihanyya dengan belajar dan belajar dan memikirkan jika nanti ketemu
ayahnya di surga akan membuat kebanggaan untuk ayahnya. Vita dari SD memang
terkenal dengan juara di kelasnya sehingga kebiasaan belajar dan belajar sudah
terbentuk sejak dulu. Sehingga mendapatkan peringkat di SMA dengan mundah
mendapatkannya.
Perkenalan akhirnya
sudah berjalan, siswa kelas satu D sudah membentuk teman-teman main dan jalan,
belajar kelompok serta menyalurkan hobbinya. Vita memiliki teman sebangku
Namanya zaelina yang terkenal memang pintarnya. Tetapi mereka berteman secara
positif. Bell berbunyi akhirnya Pelajaran pada pagi hari itu sudah selesai,
vita mengajak zaerlina ke kantin, tidak sengaja melihat anak baru yang mau
masuk kelas IPA kebetulan kelas IPA berdekatan dengan kelas D sehingga bisa
melihat dengan jelas siapa yang masuk. Seorang cowok dengan penampilan yang
rapi dengan senyumannnya yang menawan. Dia bernama Arman, pindahaan dari
sekolahan SARHAN (inisial sekolah). Vita dan zaerlina akhirnya melanjutkan ke
kantin untuk membeli sarapan pagi kebetulan pagi ini vita tidak sarapan pagi
karena bangunnya kesiangan sehingga tidak sempat sarapan.
Jam masukpun sudah
berdering sehinggga anak-anak segera masuk kelas, dengan buru-buru lari ke
kelas vita melewati kakak kelas baru masuk tadi, dengan lirikannya yang menarik
hati vita membuat dag dig dug hati vita, sesampainya di kelas vita masih
mengingat senyuman manis sang kakak kelas baru, kakak kelas memang terkenal
dengan murah senyum dan senyum malu-malu terhadap adek kelasnya. Kebanyakan
kakak kelas terkenal dengan sok-sokannya yang sudah menjadi kakak kelas. Di SMA
sendiri memiliki dua pengelompokan yaitu team pemalas belajar dan kutu buku.
Team yang terkenal pemalas di mata adik-adik yaitu masuk ke kelas IPS dan yang
kutu buku atau pintas masuk ke kelas IPA. Sehingga banyaknya kakak-kakak kelas
dengan sok-sokan teorinya menjadi kelihatan pintar.
Setelah sekian lama di
tunggu bell pun berbunyi dengan rasa nyut-nyutan karena belajar terakhir dengan
perut yang lapar akhirnya bell pulang berbunyi. Semua siswa dan siswi harapan
sudah pulang menuju parkiran sepeda, hal yang di tunggu vita yaitu melihat
kakak kelasnya ikut keluar sama-sama. Tetapi vita yang terkenal dengan
introvetnya menyapapun tidak bisa, menyatakan pun akan takut. Akhirnya sampai
rumah dengan panas-panas. Akhirnya vita sampai rumah makan dan istirahat sambil
melihat tugas yang di berikan guru saat pagi tadi.
Malam hari vita masih
teringat dengan senyuman yang manis, membuat vita semangat untuk belajar dan
bercita-cita menjadi juara dan masuk IPA. Kelebihan vita yaitu mengidolakan
orang tetapi tidak untuk berpacaran tetapi mengalihkan dengan belajar dengan giat
agar membuat bangga idolanya. Karena vita terkenal dengan anak yatim sehingga
tidak berani untuk berpacar-pacaran, vita memikirkan perasaan ibunya yang
menjadi singgek parent. Vita giat belajar selain untuk membuat bangga yang di
idolakannya, iya juga ingin membuat bangga ayahnya Ketika iya ketemu lagi di
syurga.
Hari berjalan, tahun
pun berjalan akhirnya kenaikan kelas sudah terjadi, akhirnya yang di impikan
vita terwujud dengan masuk peringkat 3 besar. Serta masuk ke kelas Impian
anak-anak yaitu IPA. Kelas dua mulai berjalan sehingga kelas dengan kakak kelas
yang di Idolkan sekarang berjauhan. Vita
tidak bisa kepo dengan kakak kelas yang di idolakannya. Walaupun begitu
kegiatan kelas mulai berjalan sehingga waktu untuk kepo sudah tidak sempat atau
mencuri pandang wajahnya yang menawan.
Berjalannya waktu
akhirnya mendengar gossip sang kakak kelas idola sudah memiliki pacar mmbuat
vita galau tetapi tidak pantas untuk menggalau karena kenalan saja belum
sempat, tukar nomor telfon saja belum sempat, tetapi kenapa membuat hati ini
sakit dan melinangkan air mata. Seminggu berjalan vita melupakan kesedihannya
sangatlah susah, dia juga pernah di tanya teman-teman kelasnya yang memang
anaknya tidak senang untuk pacarana, dan teman-teman vita sangat sulit untuk
mengulik teman yang mau dia jodohkan samanya. Bahkan vita tidak senang dengan
mak comblang, karena vita berfikir sudah tidak memiliki Ayah akan takut
disakitin pria yang tidak bertanggung jawab.
Banyak cerita hal
negative tentang pacarana yaitu ke arah pergaulan bebas, sehingga vita untuk
menahan diri tidak pacarana, selain patah hati melihat idolanya dan pernah
berdoa semoga suatu saat bisa Bersama, menjalin hubungan pacarana.
Harapan-harapan itu berada dalam setiap doanya, dan semoga tuhan
mengabulkannya. (......bersambung.........)